Rahasia Sukses Bisnis Makan Waralaba atau Rumahan

Rahasia Sukses Bisnis Makan – Memulai restoran atau bisnis makanan apa pun bisa sangat menyenangkan. Namun, ini tidak semudah kelihatannya. Ada banyak tantangan yang harus dilewati oleh setiap pemilik bisnis. Perencanaan yang tepat sangat penting, serta mengetahui pasar Anda dan memilih mitra yang tepat. Anda juga harus tahu cara menghitung risiko jika ingin menjalankan bisnis waralaba makanan jepang atau bisnis makanan lainnya agar bisa sukses.

Rahasia Sukses Bisnis Makan

Untuk membantu Anda, berikut adalah 3 hal penting yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis makanan:

1. Riset Pasar

Industri makanan bisa menjadi sangat kompetitif sehingga Anda perlu melakukan riset pasar terlebih dahulu, sebelum melakukan hal lainnya.

Apa hal-hal yang perlu Anda ketahui?

Jenis Bisnis– Apa bisnis pilihan Anda? Istilah “bisnis makanan” bisa sangat luas – bisa berupa kafe, makanan cepat saji, restoran, cemilan dan sebagainya. Penting untuk memutuskan jenis makanan apa yang ingin Anda jual.

Lokasi Bisnis – di mana Anda berencana untuk mendirikan bisnis makanan Anda? Apakah Anda memiliki bangunan kosong untuk digunakan sebagai restoran, atau apakah Anda ingin menjalankan bisnis makanan rumahan (misal, pengiriman / katering) ? Namun, Anda harus ingat untuk membuat analisis kompetitif sebelum memilih lokasi tersebut.

Target pasar – Siapa target pasar Anda? Apakah Anda berencana untuk melayani para siswa, keluarga / anak-anak, profesional muda, klien bisnis, atau pasar kelas atas? Sama pentingnya untuk mengidentifikasi target pasar Anda saat melakukan riset untuk memastikan bahwa lokasi dan jenis bisnis Anda kompatibel dengan lokasi yang sudah anda sediakan .

Tantangan dan risiko – Setelah mengidentifikasi jenis bisnis, lokasi, dan target pasar, sekarang saatnya untuk melakukan riset tentang kemungkinan tantangan dan risiko. Dengan mengetahui ini, Anda akan dapat membuat perencanaan yang diperlukan untuk membantu Anda melewati tantangan dan menghitung risiko yang akan terjadi.

2. Buat Rencana Bisnis

Membangun rencana bisnis yang realistis dan layak adalah langkah penting lainnya dalam memulai bisnis makanan. Selain nama bisnis Anda, pastikan juga menyertakan informasi berikut : Badan usaha – Restoran Anda dapat berupa kepemilikan perseorangan, kemitraan, perseroan terbatas (PT), atau korporasi.

Struktur bisnis – Sertakan berapa banyak karyawan yang Anda rencanakan untuk dipekerjakan dan siapa yang akan menjadi bagian dari tim manajemen.

Anggaran – Berapa modal yang Anda butuhkan? Berapa penghasilan dan pengeluaran yang Anda harapkan? Bagaimana Anda berencana untuk membiayai bisnis Anda? Jika Anda memutuskan untuk mengambil pinjaman, pastikan untuk memasukkan proposal Anda tentang bagaimana Anda berencana untuk melunasi pinjaman berdasarkan penghasilan dan pengeluaran yang Anda proyeksikan.

Sertakan semua kemungkinan biaya, seperti renovasi, sewa, lisensi, gaji karyawan, peralatan, pemasaran, dll.

Rencana darurat – Penting juga untuk memasukkan rencana cadangan jika terjadi kesalahan. Misalnya, jika bisnis Anda tidak akan mendapatkan ROI dalam periode yang diproyeksikan, bagaimana Anda berencana untuk menutupi pengeluaran dan kewajiban keuangan lainnya? Kreditor dan mitra bisnis Anda pasti ingin tahu bahwa Anda siap untuk hal apa pun.

Temukan Mitra yang Tepat – Bekerja dengan mitra bisnis yang tepat sangat penting untuk kesuksesan Anda. Istilah mitra tidak hanya terbatas pada mitra Anda dalam menjalankan bisnis – kreditor, pemasok, vendor Anda juga dianggap sebagai “mitra” Anda.

Pilih jenis pembiayaan yang tepat. Jika Anda memutuskan untuk mengambil pinjaman untuk membiayai bisnis makanan Anda, pastikan untuk memilih jenis pembiayaan yang tepat dan bekerja dengan lembaga keuangan tepercaya.

3. Pilih supplier yang tepat.

Sebuah restoran atau bisnis makanan membutuhkan persediaan yang berkualitas. Teliti pemasok yang tersedia di wilayah Anda dan pastikan untuk memilih pemasok yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Anda juga dapat menemukan pemasok makanan online, yang menyediakan layanan pengiriman jika Anda lebih suka transaksi yang lebih mudah diakses dan nyaman.

Pilih penyedia layanan Anda. Selain pemasok, Anda juga perlu bekerja dengan penyedia layanan lainnya. Apakah Anda memerlukan layanan POS untuk bisnis makanan Anda? Temukan perusahaan IT yang tepat yang dapat memahami kebutuhan bisnis Anda.

Apakah Anda lebih memilih untuk mempekerjakan pihak outsourcing untuk bertugas menangani pembukuan Anda? Pilih akuntan atau kantor akuntan yang dapat Anda percayai. Yang terbaik juga adalah bekerja dengan pengacara yang memahami jenis bisnis ini untuk memastikan bahwa semuanya (mis. Lisensi bisnis, kontrak kerja, perjanjian sewa) sudah beres.