Menjaga Kualitas Bahan Baku di Outlet

Menjaga Kualitas Bahan Baku di Outlet – Berbisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang cukup kompleks untuk kita jalani. Karena dari hulu ke hilir kita harus tau cara maintenance atau controllingnya, dan setiap bisnis kuliner yang beda produk pun memiliki maintenance yang berbeda.

Jadi kamu benar-benar dituntut untuk mengetahui semua aspek operasional yang di lakukan usaha makanan kamu, mulai dari persiapan sampai produk diterima oleh konsumen. Semua harus di cek dengan standart yang terbaik.

Banyak sekali aktifitas yang mempengaruhi kinerja outlet kamu, dan salah satunya adalah menjaga kualitas bahan baku. Baca Juga : Franchise Makanan Kekinian Yang Menguntungkan di Jakarta

Masalah ini jangan sekali-kali kamu anggap remeh, kelihatannya simple tapi bila anda lakukan kesalahan di aspek ini anda akan cukup dirugikan, mulai dari keuangan sampai dengan kekecewaan si konsumen yang mengkonsumsi produk kamu, akibatnya konsumen tidak akan beli lagi atau repeat order kalo sudah kecewa seperti ini.

Dan kali ini mimin akan kasih tau tips dan trick simple untuk kamu bisa menjaga kualitas bahan baku di outlet agar tidak rugi atau menumpuk. Yuk kita simak bersama-sama supaya usaha makanan kita makin profitable dan efisien.

Menjaga Kualitas Bahan Baku di Outlet

1. Jaga kebersihan dan kelembapan tempat

Ternyata dengan kamu menjaga hal ini kamu bisa memperpanjang umur bahan baku agar tidak cepat rusak dan membuat konsumen trust loh dengan kualitas produk kamu. Walaupun di outlet kamu hanya bentuk gerobakan saja, tapi bila bersih konsumen semakin yakin kalau produk yang kamu jual cukup berkualitas dan layak unutk di konsumsi.

Jadi bila kamu berbisnis makanan, posisikan diri kamu jadi konsumennya, kamu juga gamau kan kalau bahan baku yang digunakan si penjual tidak fresh atau lokasi outlet tidak bersih??

2. Beli dan Simpan bahan baku secukupnya

Yang tau bisnis dan penjualan itu kamu sendiri, jadi stocklah bahan baku secukupnya, tidak apa kamu harus sering ke pasar untuk stock bahan baku terus yang penting setiap hari stock kamu fresh dan tidak rusak.

Dan stock lah secukupnya di outlet, jadi bila sales kamu 500rb sehari rata-rata, kamu tidak perlu stock bahan baku sampai 2 juta di outlet. Simplanlah stock dirumah atau buat stock secukupnya agar tidak rugi karena stock menjadi basi.

3. Perhatikan tanggal kadaluwarsa

Bila kamu membeli bahan baku, pastikan cek tanggal kadaluwarsanya jangan sampai kamu membeli bahan baku yang tanggal kadaluawarsanya sudah beberapa hari lagi atau sudah masa expired. Itu sudah pasti mengurangi kualitas rasa produknya.

4. Sesuaikan penyimpanan bahan baku dengan suhu yang tepat

Terkadang pebisnis kuliner tidak menempatkan bahan baku sesuai dengan tempatnya. Misalnya, menyimpan bahan frozen di chiller, menyimpan sayuran di freezer, itu adalah salah satu faktor yang membuat bahan baku yang kamu gunakan cepat rusak, bukannya lebih tahan lama.

5. simpanlah bahan baku di tempat yang baik atau foodgrade

Kenapa kita harus menyimpan bahan ditempat yang baik? Agar bahan yang kita stock tidak terkontaminasi dengan bakteri dari makanan lain atau lainnya. Baca Juga : Pentingkah Diferensiansi pada usaha makanan??

Jadi pastikan stock bahan baku Bisnis kuliner kamu sudah ditempat yang benar dan penyimpanan yang benar ya.

6. Rajinlah mengecek kualitas bahan baku

Bila semua step sudah kamu lakukan bukan berarti bahan baku kamu sudah dipastikan tahan lama, atau tidak basi ya. Kita tidak pernah tau human eror atau bakteri apa yang masuk ke stock kita.

Jadi pastikan kita lakukan cek stock produk kita untuk dijual setiap hari, dengan mencicipinya apakah rasanya masih enak atau sudah berkurang kualitasnya.

Nah segitu dulu ya tips untuk kamu pelajari, semoga dengan adanya tips ini bahan baku di outlet kamu tidak gampang basi dan tidak rugi bila stock rusak. Dan bisnis makanan kita jadi lebih menguntungkan deh.