Membangun Omset Atau Cashflow di Awal Bisnis

Membangun Omset atau Cashflow di awal bisnis – Penjualan adalah faktor yang sangat penting dalam membangun bisnis.

Mau usaha kamu se keren apa, produk kamu se canggih apa, konsep bisnis kamu se gokil apa, itu semua tidak akan bertahan lama apabila tidak ada penjualan atau omset yang tidak tercapai pada usaha makanan kamu.

Karena, ujungnya dalam bisnis ada biaya operasional yang harus dibayarkan seperti listrik, biaya sewa, gaji karyawan, renovasi, tlv ,wifi , Bahan baku dll nya.

Dan itu semua bisa didapatkan hanya dengan penjualan. Kecuali kamu mau nombok terus dengan uang pribadi kamu ya hehe

Permasalahan itu benar-benar harus di pikirkan untuk keberlangsungannya bisnis yang sedang kita jalani, dan ini ada beberapa masukan untuk kamu yang sedang memulai usaha makanan :

Membangun Omset atau Cashflow di awal bisnis

1. Target

Buatlah target realistis dan target fix, artinya buat target realistis adalah kamu harus memiliki target minimal sales perhari atau perbulannya untuk membayar semua kegiatan operasional di outlet.

Dan target fix adalah target yang kamu buat untuk penjualan di outlet kamu, target ini di buat juga harus sesuai kapasitas produksi atau outlet ya, kan tidak mungkin usaha makanan kamu hanya dengan 1 gerobakan tapi target omset miliaran. Baca Juga : Membangun Omset Atau Cashflow di Awal Bisnis

2. Perkecil biaya operasional di awal

Jangan terlalu perfectsionis di awal bisnis, jangan di awal belum mulai jualan langsung merekrut karyawan outlet sebanyak 20, padahal kita belum tau bagaimana sales di awal dan aktivitas outlet diawal.

Jangan-jangan sales tidak bagus dan kamu harus menggaji 20 orang staff di outlet kamu??

3. Stock Produksi

Stock lah makanan atau bahan baku secukupnya, jangan sampai terlalu banyak stock produk kemudian penjualan belum stabil maka kemungkinan  bahan baku yang sudah kamu beli menumpuk, tidak terpakai atau bisa jadi rusak. Dan menyebabkan kerugian yang cukup banyak.

4. Iklan dengan konsisten

1 minggu sebelum jualan dan 1 bulan saat opening pastikan cabang kamu di promosikan, tapi saran dari mimin gunakanlah Fb ads untuk budget iklan.

Karena sistem fb ads bisa kita setting untuk iklankan produk kita sesuai dengan lokasi, gendre, umur dan yang penting murah dan tertarget. Coba kamu pelajari ya.

5. Controlling

Datanglah ke outlet kamu setiap hari di awal pembukaan cabang, untuk memastikan kegiaan operasional, cashflow kas dll berjalan sesuai dengan kemauan mu.

6. Minta bantuan teman

Coba minta teman-teman mu untuk datang ke outlet atau coba review produk mu dan update di sosmed mereka, agar semakin banyak yang tau dengan produkmu. Dan  jangan lupa minta follow juga ya hehe, itu cara gratis untuk dapatkan exposure yang lumayan.

7. Pisahkan keuangan

Pastikan di awal bisnis kamu sudah harus langsung pisahkan uang pribadi dan uang bisnis ya, karena kalau sampai di gabung kamu tidak tau berapa cashflow yang ada pada bisnis kamu, jangan-jangan setiap bulan kamu nombok terus. Hehe Baca Juga : Mengelola Karyawan Untuk Bisnis Gerobakan

8. Pencatatan

Pastikan semua pengeluaran dan pemasukan kamu catat yam mau dibuku atau di excel untuk di awal juga tidak apa. Yang pasti pencatatan itu sangan penting, untuk revies kinerja cabang di akhir bulan atau akhir tahun.

Nah kurang lebih mimin kasih bocoran segitu dulu yaa, jangan lupa cari referensi dari blog orang lain atau artikel lain ya agar wawasan kamu mengenai bisnis makanan.