7 Kesalahan Dasar Produk Baru Bagian Kedua – Jika sebelumnya kita sudah membahas salah pilih merek dan kesalahan segmentasi pasar, sekarang kita akan membahas 2 point berikutnya dari 7 Kesalahan Dasar Produk Baru. Agar produk atau layanan tersebut bisa menjadi bisnis rumahan / peluang bisnis / kerja sampingan yang berguna untuk kita.

7 Kesalahan Dasar Produk Baru Bagian Kedua

Buat kalian yang belum membaca dari awal, kalian bisa membaca artikel sebelumnya di 7 kesalahan dasar produk baru bagian pertama

Ini dia 7 Kesalahan Dasar Produk Baru Bagian Kedua :

salah target pasar

salah target pasar, sumber gambar : marketingproperty.net

3. Kesalahan Targeting

Setiap konsumen tentu berbeda-beda. Tidak ada konsumen yang sama identik. Ini fakta yang tidak bisa di bantah. Idealnya, setiap pemasar mampu melayani setiap pelanggannya secara personal. Sayangnya ini sulit dilakukan, kecuali mau melayani pelanggan dalam skala kecil atau karena bisnisnya B2B.

Namun, ketika bergerak di bisnis consumer, yang pelanggannya banyak, sulit melakukan layanan personal. Sebab konsumen bersifat heterogen. Targeting memudahkan pemasar untuk memahami konsumen lebih detail. Salah memilih target,salah juga konsep lainnya.

Baca Informasi tentang ” Bisnis Waralaba Makanan

Dari sinilah pasar kemudian melakukan segmentasi. Konsep ini sebagai alat bantu untuk memetakan pelanggan yang ingin dibidik. Tetapi, di setiap segmen terjadi pembagian kelas, baik berdasarkan kecenderungan, perilaku, serta gaya hidup. Maka kemudian muncullah yang namanya targeting, sasaran yang lebih spesifik dari segmen yang ingin dibidik.

Sebagai contoh, BMW dan Merceds Benz ( Mercy ) merupakan kendaraan yang sama-sama menyasar segmen kelas atas (premium). Tapi kemudian, target yang dibidik dua merek mobil ini berbeda. Mercy membidik target kelompok konsumen  yang lebih tua. Sedangkan BMW menarget pasar yang lebih muda , yang biasa dikenal dengan eksekutif muda. Jadi, pada hakikatnya walau segmentasi sama bisa jadi target bidikannya (targeting) berbeda.

Pemasar melakukan dua hal ini(segmentasi dan targeting) untuk menetapkan secara pasti bahwa produknya bisa diterima sesuai karakteristik konsumen di tiap-tiap level. Sebut saja misalnya, pembagian segmen secara demografis yang menyangkut usia dan kelas social ekonomi. Segmen ini pun terbagi lagi kedalam kelompok lebih kecil yang satu sama lain ingin dibedakan. Kelompok –kelompok inilah yang masuk kedalam strategi marketing.

Baca juga tentang ” Peluang Usaha Rumahan

kesalahan positioning pasar

kesalahan positioning pasar, sumber gambar : envision-creative.com

4. Kesalahan Positioning

Positioning menentukan image suatu produk baru yang akan tertanam di benak konsumen. Image yang tertanam tersebut akan menentukan apakah suatu produk baru bisa di terima atau tidak oleh pasar dengan demikian anda tentu sadar betapa penting kita harus menciptakan positioning yang benar dan tepat untuk suatu produk baru.

Baca juga informasi tentang ” Bisnis Sukses dengan Komunikasi Organisasi

Dari positioning juga kita akan mengacu saat menyusun segala strategi promosi, plus semua pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen. Positioning-lah yang akan menentukan konsumen bisa mempunyai kesan atau image akan produk anda sebagai mewah atau sederhana, jelek atau bagus, keren atau biasa, tinggi atau rendah, dan lain-lain. Maka penting untuk menyelaraskan pesan yang disampaikan promosi dengan positioning yang hendak di bangun di benak konsumen.

Positioning bisa dikatakan sebagai dasar dalam membangun sebuah merek. Berhasil atau tidaknya sebuah merek sebenarnya tergantung bagaimana kita meracang strategi positioning yang akan di komunikasikan ke konsumen.

Sekian informasi mengenai 7 Kesalahan Dasar Produk Baru Bagian Kedua, tunggu bagian ketiganya ya. Dan untuk kalian yang ingin mulai berbisnis makanan atau sedang mencari peluang usaha yang cocok, kami juga menyediakan artikelnya loh. Jangan lupa klik like & share ya.

Sumber :
Majalah Markerting Edisi 09/XV/SEPTEMBER 2015